Rabu, 02 Agustus 2017

Lima Keahlian Wajib Blogger

Menghadapi MEA [Masyaratkat Ekonomi ASEAN], untuk bertahan kita harus memiliki lima keahlian dalam diri seseorang. Setidaknya begitu menurut Afifah Afra dalam satu postingannya. Karena kita bukan lagi bersaing di antara bangsa sendiri. Melainkan dengan Negara-negara tetangga di sekitar kita. Seperti Malaysia, Brunei, Vietnam dll. Persaingan semakin ketat.

Serem nggak sih? Macam perang ideologi nggak? Eh itu mah namanya ghazwul fikr. Lain kali saja kita bahasnya. Oke skip, lanjut!

Agar bisa defense di antara orang-orang lainnya. Nah, menurutku setidaknya ini kima keahlian yang wajib dimiliki seorang blogger.

Writing
Mengapa menulis menjadi nomor urut pertama karena kita harus pintar bermain kekata di dunia tulisan. Isi atau content paling krusial di blog kan tulisan. Tanpa tulisan blog kita akan kosong melompong. 

Penempatan EYD yang benar juga harus diperhatikan. Karena mau tidak-mau kita kudu mengedukasi pembaca di dunia virtual ini. Tapi sekali-kali pakai gue-elu juga nggak papa, kan? Well, itu hanya masalah style, haha. 

Ya, pokoknya mah sebisa mungkin diusahakan atuh ya. Ikut SPOK. Biar pelajaran Bahasa Indonesia yang kita pelajari bertahun-tahun di bangku sekolah tidak mudah dimakan zaman, hoho.

Pun, agar pembaca mengerti maksud dari tulisan yang kita publikasika di blog. Agar pembaca tidak bingung, ini maksudnya apa yang dibicarakan.


Graphic Designer
Ini tambahan biar tampilan blog kita makin kece. Bikin blog lebih berwarna dan membuat pembaca betah tinggal lama-lama. 

Hihi, aku sebenarnya juga belajar. Mengutak-ngatik corel, main photoshop. At least kita paham bagaimana mendesain blog secantik mungkin. Menurut selera kita tentunya.

Di zaman modern ini, belajar desain tak harus bertatap muka. Banyak orang-orang di dunia virtual ini yang bisa membantu. Blog-blog perempuan keren Indonesia juga banyak yang menyediakan tutorial gratis di dalam blognya. Seperti punya Mbak Alma ini misalnya. Aku sering lho belajar banyak di sana.

Ini hanya masalah kita mau belajar atau tidak.

Programmer
Jangan bilang hanya perlu keahlian menulis di dunia blogging. Sedapat mungkin kita pelajari kode CSS atau temannya yang bernama HTML. Bagaimana caranya agar blog loadingnya nggak lama. Gambar, font yang nyaman di mata pembaca itu bagaimana. Dalam hal ini, Mbak Shinta banyak membantuku dalam postingan kece di blog beliau.

Editor
Penulis yang baik, harusnya mengedit dulu tulisannya. Melihat kembali apakah ada typo, atau SPOK yang ketinggalan. Dalam buku 101 Dosa Penulis Pemula dijelaskan komplit di situ. Bagaimana cara menjadi penulis yang baik. Blogger juga harus memperhatikan ini.

Jadi tidak hanya skripsi yang perli revisi berkali-kali. Tulisan blogger pun perlu. Dosen pembimbingnya kita sendiri. Asyik kan tak perlu janjian buat ketemuan. Yes!


Photography
Tidak afdal kan kalau kita hanya menyuguhkan tulisan. Ibarat bertamu ke orang, dikasih pegangan tapi lupa minuman. Kasihan kalau tamunya tersedak. Apalagi di dunia serba canggih ini, katanya foto adalah bukti.

If you have a smartphone sila digunakan. Tak harus kamera DSLR. Kalau ada mah monggo. Tapi sayang tabungan belum cukup, apa daya beli kamera yang harganya berjuta-berjuta itu. Tak pe, akupun pakai kamera yang hanya 2 MP. Foto-fotoku di @hafidzahcumlaude kebanyakan begitu. Tapi habis itu diolah. Edit sana-sini pakai aplikasi yang sudah bertebaran di playstore. Jika mengandalkan cahaya matahari bisa lho bikin gambar kece. 

Boleh juga nih belajar sama Mbak Nahla di sini

That's all, lima keahlian yang menurutku wajib dimiliki blogger. Saban hari blogger tambah banyak lho. OKB! Oke, kita bersaing. Bersaing sportif tentunya. Para muslimah pasti paham, fastabiqul khairat. Alias berlomba-lomba dalam kebaikan. Yuk!

Macam ikutan #ODOPnya #BloggerMuslimahIndonesia biar makin istiqomah menebar kebaikan. 
Ganbatte, minna-san :*

24 komentar:

  1. MasyaAllah..saya bisanya cuma yang writing, itupun masih belepotanšŸ˜‚ masih harus banyak belajar lagi.
    Salam kenal mba.. main2 ke blog saya yah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi, saya juga belum jago Mbak Nis. Kudu lebih banyak belajar.

      Salam kenal juga.
      Siap!

      Hapus
  2. Saya lemah di grafis. Ajarin dong, Shofi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ilmu saya ibarat sungai masih dangkal, Pak. Tapi kalo mau belajar, hayuk aja ^^

      Hapus
  3. wow informasinya berguna sekaliii..dan tautan ke link2nya juga sangat informatif

    aku pribadi masih lemah di semua lini hahhaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, beliau guru-guru yang berbaik hati berbagi ilmu ^^

      Hapus
  4. oh bagus nih informasinya, terima kasih udah di share mba. aku masi acak acakan di eyd, postingan keburu di publish pas di baca lagi banyak huruf tulisan dan titik koma yang salah -_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga masih sering gitu. Kudu sabar ><

      Hapus
  5. harus meluangkan banyak lagi waktu tapi insya alloh belajar terus,terus belajar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kudu atur ulang jadwal lagi yak. Bismillah, kita bisa!

      Belajar, belajar ><

      Hapus
  6. Nah, saya cuma bisa poin pertama tuh..writing, hihihi...musti banyak belajar lagi:)..Makasih ulasannya Mbak, saya follow blognya yaaa:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih kembali Mbak Dian ^^

      Rasanya bejibun pe-er kita yaa :D

      Tapi teteup lakukan dengan hati damai biar nggak stres, haha.

      Have fun mah ^^

      Hapus
  7. aku payah banget ngedesain -_-
    harus belajaaaar banyaaak

    BalasHapus
  8. aku masih newbie di dunia blogging. Setiap blog walking ke blog-blog yang rata-rata pada keceh diriku merasa harus semakin banyak belajar lagi, meng update diri dengan banyak keahlian termasuk lima keahlian yang mba tulis diatas. salam kenal ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama. Rasanya minder. Tapi kita memang harus upgrade diri. Yuk!

      Hapus
  9. jadi blogger kudu lengkap skillnya ya, harus banyak lagi belajar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih, masih kekurangan banyak ilmu saya.

      Hapus
  10. Tambahin ya : ini juga dibutuhkan blogger kalau mau berkualitas.
    Riset keywords yang tepat, niche blognya lebih terfokus, foto editing perlu selain bisa motret, buat SEO on and offline, artikel original dan unik, banyak memberikan informasi kepada pembaca bukan pameran foto diri ditiap postingan, membuat trafik yang bagus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kudu lebih banyak belajar lagi \^0^/

      Hapus
  11. Maaf utk tambahan 1 LG, kl bisa sih hrs ngerti sedikit SEO.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huumb, harus banget. Untuk tetap bertahan. Masih banyak pe-er ya ternyata.

      Hapus
  12. hehe iya setuju mbak, ketika kita dituntut sebagai blogger handal, mendadak harus bisa ngecoding HTML, supaya blog-nya jadi nomor 1 SEO, jadi otodidak belajar design grafik, yang paling penting pintar mengolah kata biar gak membosankan, dan semua ini sempet membuat pusing :)

    BalasHapus
  13. hihihi... semoga Dija segera punya keahlian itu ya tante
    ke lima-lima nya... semuanya

    BalasHapus