Minggu, 07 Agustus 2016

Ophi Ziadah, Sang Jawara Lulusan Australia


Beliau adalah..
Tamu kita di hafcoum.blogspot.com kali ini adalah Mbak Ophi. Seorang sarjana hukum lulusan Autralia sana. Tepatnya di Melbourne University ambil School of Law sebagai tujuan masternya. Umm, maka tak heran beliau sekarang ikut berkecimpung dengan urusan perundangan di DPR. Jago sih. Karena keahlian ini pulalah, Mbak Ophi memiliki blog khusus yang serius memaparkan tentang perhukuman di Marlekum. Mari melek hukum, begitu tagline-nya.


Graduated
Meski  begitu rumah adem seorang mamah dengan tiga anak ini, beliau sering menyebutnya dengan Mom of Trio Krucils menetap di ophiziadah.com Rumah yang telah lama dihuni semenjak 2012 lalu. Wah pantes sudah jago ya. Berarti sudah empat tahun kayak Mbak Deka.

Untuk blografi kali ini, aku bikin wawancara lagi selain inspect di rumah beliau (baca: kunjungan blog). Saat chatting pertama dengan Mbak Ophi, seperti biasa kita perkenalan. Tau, aku anak UTM (Universitas Trunojoyo Madura), beliau langsung tanya tentang Gita Arasy. Teman beliau selama S2 di Melbourne. Honestly, I don’t know her well. Tapi untungnya teman kos ada yang kenal. Kebetulan dosen Teh Lia di Akuntansi. According to Teteh, beliau ngajar perpajakan di kelas. Oh..

It Called as Family
FYI, Mbak Ophi S2-nya pakai beasisiwa lho. Luarbiasa bukan? Jadi pengen juga. Bismillah, ya. Apa sih yang bisa kalau kita usaha. Seperti kata Mbak Ophi, kalau mau dapetin beasisiwa kudu "don't give up." Pastilah ketat banget seleksinya. Namanya gratisan kan juga harus wira-wiri sana-sini ngurusin dokumen*ga digemukin aja, haha. Usaha, usaha! Karena terdapat ratusan beasiswa yang bisa kita menangkan. Insya Allah! Makanya hardwork, itu penting. Jangan lupa juga minta sama Allah :)

Labelling
Waktu pertama berkunjung ke beranda Mbak Ophi, ada banyak postingan yang terlihat. Uncompleted writing, karena kalau mau lihat keseluruhan blogpost harus click here to continue. Tak seperti blog saya yang belum rapih ini. Satu beranda berisi lima postingan penuh. Ah, semoga segera beberes ini blog.

Up
Semua postingan oke-oke. Anggota arisan juga setuju, kalau tulisan Mbak Ophi keren-keren. Betah deh lama-lama di rumah Mbak Ophi. Nah, karena pas pertama berkunjung jadinya bingung melihat tulisan yang kece-kece itu, akupun mencoba menelusuri. Melihat berbagai kategori. Untungnya Mbak Ophi menandai postingannya dengan label maka tibalah aku di sana.

Berbunga-bunga Kita
Ternyata Mbak Ophi punya 15 label. Paling banyak Travelling ada 121 tulisan (pas terakhir berkunjung). Akupun berencana meluncur, karena akan banyak tempat keren yang tersinggah nanti. Tapi melihat 121 sebagai angka tertinggi, maka akupun penasaran sama it smallest number. Dan aku tersangkut di sana; Food Combining!

Food Combining
Wah seru nih! That’s words yang terbenak saat itu. Indeed, aku juga pelaku food combining. That’s why I interested in. Aku buka deh satu-persatu tulisannya. Ummi yang awalnya asyik ngerujak di sampingku jadi ikut-ikutan baca. Haha, ketularan virus. Penasaran sama anaknya yang khusyu banget baca henpon.

Dua jam lebih terikat sama tulisan itu. Malam yang menjadi semakin dingin jadi terlupakan. Ah, betah deh pokoknya baca tulisan Mbak Ophi. Bener kata buibu arisan. Saking betahnya sampe lupa lagi chattingan sama beliau. Gomenne, Ophi-sama.

Merona Ia
Food Combining sendiri aku diperkenalkan oleh Adek dari sebuah buku. Persisnya buku Mitos dan Faktanya Erikar Lebang. Tak hanya itu, Adek juga nyuruh ngubek-ngubek blog beliau. Dan menemukan konsep food combining di situ.

Berketepatan waktu sakit pas itu. Jadilah konsep itu teraplikasikan. Makan makanan yang tidak diolah a.k.a rawfood. Seperti mengkonsumsi buah dan sayur. Makanan yang tak perlu dikukus, digoreng atau ditambahi bahan lainnya serupa gula. Cukup makan bahan itu saja.

Itu lebih sehat lho karena rawfood bisa membuat PH tubuh menjadi seimbang dan bebas dari berbagai serangan penyakit mengerikan. Lebih lanjutnya tentang food combining, bisa tuh kepoin blognya Mbak Ophi di label tersebut. Atau main-main ke blognya Erikar Lebang, sang pakar.

Anyway, baca blognya Mbak Ophi jadi pengen ikutan lomba sunpride. Tapi kalau menang buahnya dikirim ke daerah jadebotabek saja. Hiks, akunya kan di Madura. Mupeng juga lihat Mbak Evrina yang berkali-kali menang lomba sunpride. Eh, kalau hadiahnya dikirim ke rumahnya Eceu, kumaha nya? Ada tuh sodara di Bogor.

Tampilan Blog





Tampilan Mbak Ophi, simpel. Nggak terlalu banyak ornamen tapi cantik. Aku suka button Mom of Trio-nya. Eh, itu button bukan ya? Sama desain click here to read more-nya. Kece! Jadi kepikiran buat juga. Bismillah, otak-atik Corel nanti.


Backgroundnya pun putih. Jadi kelihatannya bersih. Tulisan postingan, juga tak membuat mata sakit. Hitam. Itu pilihan yang sempurna menurut para pakar. Tulisannya juga lebih terorganisir dengan adanya label. Jadi tak tersesat mau jelajah tulisan yang lain.


Nah, kalau mau lebih lanjut tentang Mbak Ophi di blognya juga ada menu About Mom dan Mom’s Achievement. Mbak Ophi keren loh. Sudah jadi langganan jawara. Tahun ini saja lolos di Zurichid, OPPO, masih banyak lagi. Di tiap tahun semenjak 2013, beliau tak pernah absen mengisi kolom achiement-nya. TOP be ge te, kan. Jadi semangat ikutan lomba-lomba. Yuks!

Book on the Bench
Nggak cuma jawara nge-blog, Mbak Ophi juga punya buku berjudul Melihat Dunia. Buku pertama Mbak Ophi. Dan pastinya, Mbak Ophi, adalah jawara di hati putra-putrinya. Sholih-sholihah ya, Dek. Bikin mamah Ophi bangga. 

17 komentar:

  1. Aku bikin buttonnya di picsart lho bukan di correl...yg gampang aja. Corel mah dah canggih...aku kan basically gaptek hehe...makasih ulasannya yaa.
    Smoga bs dpt kesempatan belajar do luar juga...ayoo hunting!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak pengen bikin. Studi di LN juga. Go hunting go >_<

      Hapus
  2. Mbak Ophi keren banget ih, pwngen niru nih kuliah S2 di luar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apalagi bisa dengan beasiswa. Mantap!

      Hapus
  3. Mbak Ophi keren banget ih, pwngen niru nih kuliah S2 di luar.

    BalasHapus
  4. Wah, Mbak Ophi keren ya...bisa ngambil S2 di luar negeri dengan beasiswa. Mantap, deh!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Semoga yang lagi pengen jadi dimudahkan.

      Hapus
  5. Prestasinya berderet yah, jadi tahu siapa behind the scene alias penulis buku Melihat Dunia ini :)

    BalasHapus
  6. Wahh mba ophi kereeen..arisan link ini membuat mata saya terbuka sangat lebar kenal sama perempuan perempuan kece

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi kayak ajang silaturrahim yaa.

      Hapus
    2. Jadi kayak ajang silaturrahim yaa.

      Hapus
  7. Beberapa kali ketemu Mbak Ophi di event, salut bisa kelola waktu antara urus anak tiga dengan blognya yg lbh dari satu :D

    keluargahamsa(dot)com

    BalasHapus
  8. Mom of Trio ini emang keren pake bingits. Dah lama kenal tapi perasaan belom pernah kopdar deh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya harus segera direncanakan, Mbak Nchie :D Semoga segera face to face yaa ;)

      Hapus
  9. Mba Hafidzah.. lengkap sekali ulasannya.. (y) (y)
    Mba Ophi memang keren banget ya Mba.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasi Mbak Arina. Iyaa prestasinya berderet-deret ><

      Hapus