Tampilkan postingan dengan label Blografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blografi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Agustus 2016

Ophi Ziadah, Sang Jawara Lulusan Australia


Beliau adalah..
Tamu kita di hafcoum.blogspot.com kali ini adalah Mbak Ophi. Seorang sarjana hukum lulusan Autralia sana. Tepatnya di Melbourne University ambil School of Law sebagai tujuan masternya. Umm, maka tak heran beliau sekarang ikut berkecimpung dengan urusan perundangan di DPR. Jago sih. Karena keahlian ini pulalah, Mbak Ophi memiliki blog khusus yang serius memaparkan tentang perhukuman di Marlekum. Mari melek hukum, begitu tagline-nya.


Graduated
Meski  begitu rumah adem seorang mamah dengan tiga anak ini, beliau sering menyebutnya dengan Mom of Trio Krucils menetap di ophiziadah.com Rumah yang telah lama dihuni semenjak 2012 lalu. Wah pantes sudah jago ya. Berarti sudah empat tahun kayak Mbak Deka.

Untuk blografi kali ini, aku bikin wawancara lagi selain inspect di rumah beliau (baca: kunjungan blog). Saat chatting pertama dengan Mbak Ophi, seperti biasa kita perkenalan. Tau, aku anak UTM (Universitas Trunojoyo Madura), beliau langsung tanya tentang Gita Arasy. Teman beliau selama S2 di Melbourne. Honestly, I don’t know her well. Tapi untungnya teman kos ada yang kenal. Kebetulan dosen Teh Lia di Akuntansi. According to Teteh, beliau ngajar perpajakan di kelas. Oh..

It Called as Family
FYI, Mbak Ophi S2-nya pakai beasisiwa lho. Luarbiasa bukan? Jadi pengen juga. Bismillah, ya. Apa sih yang bisa kalau kita usaha. Seperti kata Mbak Ophi, kalau mau dapetin beasisiwa kudu "don't give up." Pastilah ketat banget seleksinya. Namanya gratisan kan juga harus wira-wiri sana-sini ngurusin dokumen*ga digemukin aja, haha. Usaha, usaha! Karena terdapat ratusan beasiswa yang bisa kita menangkan. Insya Allah! Makanya hardwork, itu penting. Jangan lupa juga minta sama Allah :)

Labelling
Waktu pertama berkunjung ke beranda Mbak Ophi, ada banyak postingan yang terlihat. Uncompleted writing, karena kalau mau lihat keseluruhan blogpost harus click here to continue. Tak seperti blog saya yang belum rapih ini. Satu beranda berisi lima postingan penuh. Ah, semoga segera beberes ini blog.

Up
Semua postingan oke-oke. Anggota arisan juga setuju, kalau tulisan Mbak Ophi keren-keren. Betah deh lama-lama di rumah Mbak Ophi. Nah, karena pas pertama berkunjung jadinya bingung melihat tulisan yang kece-kece itu, akupun mencoba menelusuri. Melihat berbagai kategori. Untungnya Mbak Ophi menandai postingannya dengan label maka tibalah aku di sana.

Berbunga-bunga Kita
Ternyata Mbak Ophi punya 15 label. Paling banyak Travelling ada 121 tulisan (pas terakhir berkunjung). Akupun berencana meluncur, karena akan banyak tempat keren yang tersinggah nanti. Tapi melihat 121 sebagai angka tertinggi, maka akupun penasaran sama it smallest number. Dan aku tersangkut di sana; Food Combining!

Food Combining
Wah seru nih! That’s words yang terbenak saat itu. Indeed, aku juga pelaku food combining. That’s why I interested in. Aku buka deh satu-persatu tulisannya. Ummi yang awalnya asyik ngerujak di sampingku jadi ikut-ikutan baca. Haha, ketularan virus. Penasaran sama anaknya yang khusyu banget baca henpon.

Dua jam lebih terikat sama tulisan itu. Malam yang menjadi semakin dingin jadi terlupakan. Ah, betah deh pokoknya baca tulisan Mbak Ophi. Bener kata buibu arisan. Saking betahnya sampe lupa lagi chattingan sama beliau. Gomenne, Ophi-sama.

Merona Ia
Food Combining sendiri aku diperkenalkan oleh Adek dari sebuah buku. Persisnya buku Mitos dan Faktanya Erikar Lebang. Tak hanya itu, Adek juga nyuruh ngubek-ngubek blog beliau. Dan menemukan konsep food combining di situ.

Berketepatan waktu sakit pas itu. Jadilah konsep itu teraplikasikan. Makan makanan yang tidak diolah a.k.a rawfood. Seperti mengkonsumsi buah dan sayur. Makanan yang tak perlu dikukus, digoreng atau ditambahi bahan lainnya serupa gula. Cukup makan bahan itu saja.

Itu lebih sehat lho karena rawfood bisa membuat PH tubuh menjadi seimbang dan bebas dari berbagai serangan penyakit mengerikan. Lebih lanjutnya tentang food combining, bisa tuh kepoin blognya Mbak Ophi di label tersebut. Atau main-main ke blognya Erikar Lebang, sang pakar.

Anyway, baca blognya Mbak Ophi jadi pengen ikutan lomba sunpride. Tapi kalau menang buahnya dikirim ke daerah jadebotabek saja. Hiks, akunya kan di Madura. Mupeng juga lihat Mbak Evrina yang berkali-kali menang lomba sunpride. Eh, kalau hadiahnya dikirim ke rumahnya Eceu, kumaha nya? Ada tuh sodara di Bogor.

Tampilan Blog





Tampilan Mbak Ophi, simpel. Nggak terlalu banyak ornamen tapi cantik. Aku suka button Mom of Trio-nya. Eh, itu button bukan ya? Sama desain click here to read more-nya. Kece! Jadi kepikiran buat juga. Bismillah, otak-atik Corel nanti.


Backgroundnya pun putih. Jadi kelihatannya bersih. Tulisan postingan, juga tak membuat mata sakit. Hitam. Itu pilihan yang sempurna menurut para pakar. Tulisannya juga lebih terorganisir dengan adanya label. Jadi tak tersesat mau jelajah tulisan yang lain.


Nah, kalau mau lebih lanjut tentang Mbak Ophi di blognya juga ada menu About Mom dan Mom’s Achievement. Mbak Ophi keren loh. Sudah jadi langganan jawara. Tahun ini saja lolos di Zurichid, OPPO, masih banyak lagi. Di tiap tahun semenjak 2013, beliau tak pernah absen mengisi kolom achiement-nya. TOP be ge te, kan. Jadi semangat ikutan lomba-lomba. Yuks!

Book on the Bench
Nggak cuma jawara nge-blog, Mbak Ophi juga punya buku berjudul Melihat Dunia. Buku pertama Mbak Ophi. Dan pastinya, Mbak Ophi, adalah jawara di hati putra-putrinya. Sholih-sholihah ya, Dek. Bikin mamah Ophi bangga. 

Kamis, 28 Juli 2016

Cerita Mbak Deka, si Mamah Muda [Blografi]


Yosh! Akhirnya setelah UAS, lebaran, liburan akhirnya back to bikin blografi lagi. Blografi, istilah yang aku dapat dari Mbak Meriska. Jadi semacam biografi tapi di dunia blogging. Teman-teman yang lain juga punya berbagai macam istilah. Seperti Mbak Ophi dan Mbak Lina mengistilahkannya dengan blogtour. Intinya sih bagaimana kita mengulas profil tentang seorang blogger.  Mbak Fifah malah punya rubrik tersendiri namanya Sabtu Kenalan.

Kita punya pikiran kita sendiri. Our own opinion. Namun lama-lama dipikir semakin pusing. Nah makanya ada yang namanya the power of sharing. Dengan membaginya dengan orang lain pikiran mumet kita setidaknya berkurang. Dengan bercerita ia akan mendatangkan perasaan lega. Nah, mungkin muasal kenapa nama blog Mbak Deka berjudul Berbagi Cerita.

Yup seperti kata Mbak Meriska, ngeblog itu ibarat ritual buang sial. Menurutnya dengan blogging kita bisa mengurangi stress dan penatnya pikiran. Tidak berbeda jauh dengan pendapat Mbak Deka, “buat saya ngeblog itu me time, Mbak.” Baginya ngeblog adalah sarana refreshing jiwa dan raga.

Hello There
Tentu saja sebagai mamah dengan tiga anak ini pastinya ‘capek ’ ya ngurus rumah seharian. Pantas jika Mbak Deka mengaku nyaman dengan dunia blogging. Iya, mamah yang satu ini sekarang sudah memiliki anggota baru. Debay uang usianya belum genap sebulan. Wah Faiq dan Fahima punya temen baru tuh.

Nih kata Mbak Deka dengan ngeblog uneg-uneg di hati bisa tertuliskan. Pendapat atau pemikiran bisa tersampaikan melaui tulisan. Mbak Deka mengaku lebih suka menuliskan sesuatu daripada dilontarkan langsung melalui lisan. Iya juga ya, soalnya kalau tulisan masih bisa diedit-edit. Kita kalau sekali ngomong keceplosan dan salah bisa langsung bikin sakit hati orang. That’s why, fakkir qabla anta’zhim. Think first before you speak..

Eh kok di atas ada semacam percakapan ya? Ehem, jadi ceritanya di blografi kali ini aku menerapkan metode baru. Kalau biasanya kan nulis profil blogger linked with something I like, seperti kembang di profil Mbak Meriska, anime dan buku di Mbak Fifah atau jalan-jalan di blognya dokter Liza. Jadi sekarang ditambah dengan interview. Selain berkunjung ke rumah beliau di dekamuslim.com aku juga wawancara lewat WA. Begitulah ceritanya*ala Kakek di film Malaysia Pada Zaman Dahulu.

Halo, Apa Kabar?
Meski Mbak Deka terlihat sibuk dengan tugas rumah tangga, itu tak menyurutkan prestasi di dunia blogging lho. Lihat saja prestasinya yang segudang itu.   Such as lomba review-nya Bentang Pustaka, lomba anak, dan berbagai lomba lainnya. Daan ntulisan Mbak Deka juga pernah tembus media. Wah keren ya! Two thumbs up deh, Mbak (y). Apa nih rahasianya sanga juata? Apalagi kalo ngeblog kudu nunggu anak-anak bobo. “Saya ngeblognya pas anak-anak tidur, Mbak.” Hihi, iya dong kalo mereka masih melek kan sebagai mamah kudu mencurahkan perhatian kepada mereka. Betul tak, Mah? 

New Life
Prestasi segudang juga bisa dikarenakan pengalaman. Nah, Mbak Deka ini sudah memasuki dunia blogging sejak 2012. Postingan pertama di blog juga tanggal segitu. Di profil Mbak Deka juga mencantumkan demikian. Pas kita wawancara juga iya. Eh, ngomong tentang postingan. Ada postingan sangat populer di blog Mbak Deka. Artikel tentang cinta terpendam menduduki tangga pertama selama berminggu-minggu*berasa host radio gue :D Sejak 2012 itu pula awal blogging Mbak Deka di dekamuslim.com dan itu satu-satunya blog yang beliau punya. Bagus ‘kan biar kita bisa fokus sampai lulus. Lulus DA/PA dengan nilai kece maksudnya*cie yang baru belajar DA/PA.

Blog Mbak Deka tak hanya berisi tentang keluarga, ada berbagai macam topik yang ditulis dengan 36 label. Bahkan ada bookreview-nya juga lho. Jumlah tulisan ada 222 postingan yang terakhir kulihat. Angka yang cantik ya, jadi pengen nyanyi. I’m feeling 22! Everything will be alright, if you keep me next to you..

Hijau Hutanku
Tak seperti blogger perempuan lainnya yang dominan memakai warna pink sebagai watermark, Mbak Deka lebih memilih hijau. Yuhu, coba deh berkunjung ke dekamuslim.com maka kau akan disajikan dengan warna hehutanan. Dan itu karena Mbak Deka menyukai warna hijau. Kalau Mbak Deka suka warna jingga mah desain blognya sudah dikasih oren. Jadi inget percakapan di Hunger Games, “layaknya warna saat mentari menyenjana senja.”

Oia, dari tadi Mbak Deka mulu siapa sih nama aslinya? Panjangnya Dekaaaaaa. Itu sih gaya zaman anak esde kalo ditanyain nama panjang, hihi ^^V. Jadi lengkapnya Diah Kusumastuti. Kok bisa Deka? Bisa! Karena itu huruf pertama dan kedua dalam nama beliau. Mbak Deka ini asli Solo. Ternyata kita itu sempet tetanggaan. Aku sempat di sana hampir setahun. Eh gatau deh tepatnya tempat beliau di mana tapi daerahnya Sukoharjo. Lupa nanyanya. Soalnya aku di Tawangmangu tepatnya kaki gunung Lawu. Tapi sekarang beliau sedang tinggal di Sidoarjo dan sebelumnya itu kuliah di Surabaya.

Keep Smiling Keep Shining
Nah, biar tambah kenal sama Mbak Deka bisa dihubungi dari berbagai akun. Kirim email saja melalui d3kusumastuti@gmail.com inbox di FB Diah Kusumastuti atau DM di twitter @dekamuslim dan instagram dengan nama akun yang sama. Terakhir, tahu nggak Mbak Deka itu pengennya dengan blogging bisa berbagi manfaat dengan pembaca. Bener banget ya, kaya slogannya temen-temen penulis FLP menebar kebaikan dengan tulisan that we called as dakwah pena. Karena dakwah tak harus  ceramah. Yosh!

Jumat, 24 Juni 2016

Jalan-jalan ke Aceh, Yuk!

Aceh? Iya, daerah istimewa di ujung Indonesia sana. Tepatnya di Pulau Sumatera. Sudah pada tahu tentunya. Daerah ini adalah salah satunya tempat yang menegakkan syariat Islam. Makanya disebut Serambi Mekkah. Orang Zina di sana benar-benar dicambuk.

Sebagai orang Islam siapa yang tak ingin pergi ke Mekkah. Nah, mungkin jika tabungan belum cukup bisa berwisata ke daerah ini terlebih dahulu. Tapi kalao kesasar gimana? Tenang kita pumya guide yang tinggal di daerah sana. Ibu dokter yang bernama Liza Fathia. Dokter yang ngakunya suka jalan-jalan. Jadi pantaslah kita ajak.


Bunda Liza ini sudah memiliki satu anak. Beralamatkan di http://liza-fathia.com/. Personal blog yang dikelolanya sejak tahun 2011. Eh nggak tahu juga ding, soalnya ada tulisan yang diposting pada tahu segitu. Nah, mungkin kita menanyakan langsung tentang hal itu. BIsa berkirim lewat surel pribadinya di liza.fathirani@gmail.com atau media sosial beliau di @fatheeya (Twitter) dan Liza Fathiariani di Facebook.

Okay, segitu dulu kenalannya. For more information langsung saja chit-chat ke akun beliau, ne?Sekarang saatnya kita jalan-jalan. Yuk kita ke Aceh!


Pertama kita ke Air Terjun Ceuraceu dulu. Merasakan segarnya pancuran di antara kehijauan. Seger pati yaa. Apalagi siang-siang gini pas puasa. Mungkin rasanya seperti ter-charge 100% haha. Yang jago pota-poti mesti tak akan membiarkan pemandangan idah di sana tanpa terpotret. Tapi kata Bunda Liza, wisata ini tidak dibuka untuk umum. Jadi harus izin para tetua di sana. Zanen da yo..


Terus ke pantai. Ada namanya Pantai Lampuk. Lihat tuh, biru dan hijaunya bikin mata melek seketika. Seru nih buat liburan abis UAS. Saat tumpukan makalah dan mini-thesis done perferctly. Maka jalan-jalan ke pantai berpasir putih pastilah ganjaran yang sempurna. Eh maksudnya? :D



Pantai Lange juga nggak kalah. Hijau dan biru lautnya tambah bikin traveling there. Yang nggak suka sama pasir, bisa leyeh-leyeh di rumput hijau itu. Biar pas nyuci baju nggak berat ya? Iya thu. Pengalaman, haha. 


Di Pantai Lange ini ada keunikan lainnya. Di sana ada semacam gletser. Pancuran. Air yang memancar dari tanah. Pancuran di pantai Lange ini terjadi karena himpitan karang-karang. Air yang memancar juga masih asin alias masih air laut. Percaya kan air laut itu asin. Kalau nggak, nanti deh diincip pas ke laut :D



Selain Ceuraceu ada juga namanya Putro Aloh. Ini air terjunnya kecil dan tidak terlalu dalam. Cocok buat main sama anak kecil. Dan sepertinya arusnya tidak deras. Jadi tak khawatir si kecil hanyut. Kayaknya cocok buat Adekku yang sedikit trauma mandi di sunagi.


Selalu cantik! Gambar di atas terletak di Sabang. Ciamik ya. Ibu dokter keren motretnya. Jadi selain bisa merawat dan memberi obat, Bunda Liza juga jago motret. Tak heran hasil pota-poti beliau keren-keren. Two thums up!


Lelah jalan-jalan, ada juga nih kuliner yang mungkin bisa bikin baper orang laper. Namanya Mie Celor. Makanan dengan kuah kuning kental. Tapi katanya Bu Dokter ini tak boleh disantap penderita dislipidemia atau kelainan kolesterol. Soalnya salah satu bahannya adalah udang. Tuh, asyiknya punya kenalan dokter gitu, kita bisa tahu mana makanan yang bermanfaat dan yang tidak baik untuk kita. Karena kan katanya tak sekedar halal, tapi jug aharus thayyib ^^b

Oia, kalau mau kuliner yang satu itu harus perginya ke Palembang. Eh? Iya, jadi kudu beli pas berangkat atau pulangnya ya, mampir dulu ke Palembang sebelum ke Aceh. 

Rabu, 08 Juni 2016

Mbak Afifah, si Kutu Buku dan Bukan si Otaku


Sekarang waktunya mengulas pemilik blog Flying without Limit sama Lady Book’s Note. Yosh, meski Ramadhan harus, kudu, nggak boleh lupa update postingan. Kan, kan, kan*gaya Upin-Ipin. Meski puasa, meski tugas bejibun, meski UAS jadwalnya belum keluar juga. Katanya sih tanggal 20 Juni. Tapi sampai kapan? Jiah, malah curcol*gomenne :D
 
Si empunya Blog, Mbak Afifah
Etapi, ngomongin soal buku, saya juga ada another blog focus on talking about books namely, Walking around the Books. Itu plesetan dari idiom walking around the bush. eh, kok malah promosi blog sendiri ya, hihi.

Okay, nama lengkapnya Afifah Mazaya. Ketemu pertama kali [maksudnya pertama kali mainke blognya] pas temen-temen arisan nyerahin akun sosmednya. Maka sampailah saya di sana. Di sebuah instagram Mbak Afifah Mazaya. Nah di sana tertera alamat blog Mbak Afifah. Tepatnya sebuah blog buku. Judul blognya Lady Book’s Note. 
Rumah buku Mbak Fifah
Postingan yang aku baca waktu itu bukan review buku sebenarnya; manga. Itu buku juga, tapi temen-temen pecinta anime, otaku dan sebangsanya*bangsa apaan coba? Bilang kalau buku komik itu namanya manga, kalau dijadikan film kartun namanya anime, trus kalau manga-nya diadatasi jadi film namanya Live Action. Kalau dorama Jepang itu memang pure drama, bukan berasal dari manga ataupun anime. Nah, hati-hati memakai istilah di atas jika kalian bergaul dengan otaku, hihi.

Beberapa koleksi buku Mbak Afifah
Otaku itu, orang yang addict banget sama anime. Koleksinya sampai tera*lebih dari sekedar giga, tapi temenku yang koleksi anime-nya satu hardisk nggak mau dibilang otaku. Suka cosplay alias suka pakai baju-baju ala anime kesukaan. Tapi Mbak Afifah juga bukan otaku. Just a girl who loves reading even a manga, agirl with glasses yang aseli Bogor dan alumnus IPB juga.

Mbak Afifah nggak perlu diargukan lagi sebagai bookblogger. Postingan bukunya kece, rajin ikut event. Bahkan baru-baru ngehost beberapa event. Seperti blogger pro, Mbak Afifah juga bergabung di beberapa kelompok; Blog Blogger Indonesia, Kumpulan Emak Blogger, Asinan Blogger dan Blogger Perempuan.Kelompok yang terakhir, yang akhirnya mempertemukan saya dengan Mbak Afifah. 
Flying without Limit
Di Flying without Limit, meski gado-gado kece juga lho. Bahkan Mbak Afifah punya jadwal tersendiri. Misalnya Rabu Jajan sama Sabtu Kenalan. Terus ada review anime sama drama juga di sana. Wah, two thumbs up deh buat Mbak Afifah. Semoga aku juga bisa banyak berbagi dan memberi manfaat pada para pembaca T.T

Oia, Mbak, ada dorama seru. Judulnya Siren, tentang detektif. Ceritanya bikin greget sampai akhir. Endingnya tak tertebak. Kuberi lima bintang deh.That’s all, Mbak Afifah. Siapa tahu nanti kita bisa barteran buku atau film terbaru ;)

Untuk mengenal lebih lanjut tentang Mbk Afifah bisa langsung mengunjungi blognya atau berkenalan saja secara langsung. cari di sosial media dengan nama yang sama. bye, bye..

Rabu, 27 April 2016

Saatnya Mandi Kembang! [A Blografi]

Yeay, our mid-term test finally done! Nikmat mana lagi yang akan kamu dustakan? Kelar UTS, rasanya luaarrrr biasa. Bisa selonjoran dan mandi kembang! Atau setidaknya jalan-jalan. Haha.

Forget about college first. Kamis-Jumát, Sabtu, Ahad! Ada empat hari untuk ngalor-ngidul ke sana ke mari. Bisa menamatkan, buku-buku setebal bantal, koleksi film seleksi dari temen-temen dulu tapi :D atau merampungkan skripsi. Aww, rasanya ada yang kesenggol kalo ngomong beginian. Haha, semangat man-teman.

End the books!
Oke, oke. Tentang kembang, bunga atau apapun itu namanya. tau kan aku sangat menyukainya.  Nggak, gue baru tahu :p Very loooove it! sampai-sampai, kalo ketemu temen, dibilangnya si gadis kembang. Nggak peduli bunga apa, aku suka. .Apalagi warnaynya soft dan beraroma wangi. Laiknya mawar, melati semuanya indah*singing. Hadiahku untuk temen-temen juga bunga. Yaa, walaupun bunga di tepi jalan*wink

 Ngomong-ngomong kmebang, ada blog yang suka kembang banget ini. Namanya Mandi Kembang. Wah, berbunga-bunga setiap hari dong. Hmm, benar! Di bawah ini buktinya. Mbak Meriska, si empumya blog di senuah taman bunga.

Si empunya Mandi Kembang
Lengkapnya Meriska PW. Awalnya penasaran juga kepanjangan dari PW. Soalnya di semua akun Mbak Meriska selalu di cantumin. Mulai dari Line, Telegram sampai Instagram-nya Mbak Meriska ada. Nah, setelahnya mengunjugi blognya aku pun menemukan. Tepatnya di sini.

Jadi, PW adalah singkatan Putri Wuakeh. Eh, bukan ding Wahyuningtyas. Lengkapnya Mbak Meriska Putri Wahyunigtyas. Seorang Mamah yang memiliki anak bernama Alif yang berusia dua tahun. Kemaren waktu si Alif ulang tahun seru. Ide untuk mendekornya keren. Salut deh sama Mbak Meriska yang lahir di Blitar dan kuliahnya di FT UB. Cerita serunya Mbak Meriska sebgai seorang Mamah bisa dibaca di sini

Blog Mandi Kembang
Blog Mbak Meriska so girly and pinky. Mulai dari header dan font-nya yang bunga-bunga. Lantas tab berjejer pink juga judul postingan dengan font Lobster. Salah satu font yang aku suka selain Dancing Script dan Learning Curve. Eh, ada lagi! Font yang suka nongol di Blogger Perempuan; Bonjour. Font yang belum dapet nyari-nyari ke mana-mana. Soalnya berbayar.

Topik di blog Mbak Meriska banyak. Ada jalan-jalannya juga. Jadi ngiri pas Mbak Meriska sudah nyampe Gili Labak duluan. Nggak ngajak-ngajak >_< Emang gue siapa :p Setuju sama Mbak Meriska yang bilang, Gili Labak itu Maldives-nya Jawa Timur, Indonesia. Biruuu.. bingit. Layernya ke warna tosca itu juga keren! Tambah mupeng gue.

Sooo, tosca!
Selain aktif di blog, Mbak Meriska juga ada di Youtube. Salah satunya, live report Mbak Meriska dari Lombok. Ada juga video yang menayangkan betapa lihainya Mbak Meriska memakai make-up. Pakainya cepet. Tak sampai tiga menit. Dakara, shugoi!

Nah, itu dia ulasan tentang si empunya Mandi Kembang;  Si Mamah blogger, Mbak Meriska Putri wahyuningtyas Yeay! Hafal.. Istilah blografi juga saia temukan dari blog beliau. Sekian guys. Ja ne! Ketemu lagi di postingan selanjutnya. Sayounara..