Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 April 2017

Merah Hijau My Stupid Bos

Hal pertama yang menarik perhatianku ketika menonton My Stupid Boss adalah warna hijau dan merah buah naga. Yang menurutku ngejreng banget. Kontrass. Warna yang mendominasi dekorasi rumah Diana sang pemeran utama dan Dika, suaminya.

Warna hijau yang dipadupadankan dengan merah entah dia muda, naga atau keunguan sekalipun, nggak matching. I guess. Kedua sejoli warna ini selalu mengingatkanku pada kue cina sahabat bakpao. Lupa apa nama kuenya. Dia yang bentuknya lonjong, berisi kacang hijau dan biasanya beralaskan daun pisang.

Aku nggak pernah setuju ngeliat dua warna itu bersatu sejak pertama kali. Sejak esde di sebuah hajatan. Aku yang anak desa ketika melihatnya, waktu itu merasa berontak. Pemikiranku rasanya tak sepadan. Eciye, masih kecil udah ngomong pemikiran.

Tapi gitu sih memang. Gatau kena brainwashing di mana.

Daan itu yang membuatku bertanya-tanya. Kenapa harus hijau dan merah?

Scene yang nggak cuma muncul sekali. Di mana-mana, dua warna ini mesti bergandengan. Selalu ada. Misal Diana memakai baju warna merah berpadu dengan roknya yang hijau. Suaminya juga. Kulihat, style dia suka memakai baju kotak-kotak warna merah.

Teman sekantornya juga. Kalo mereka berbaris pasti ada yang memakai dua warna itu. Shikin dengan baju merahnya dan si pria bertasbih dengan baju hijaunya.

Selalu! Di mana-mana!

Hatta mobil sang big boss yang merah dan hutan yang hijau. Renternir hijau dan dua bodyguardnya di belakang.

Kukira hanya kebetulan. Awalnya. Tapi ternyata tidak. Hingga akhir My Stupid Boss ditayangkan, semua adegan penuh dengan warna merah dan hijau.

Yaa, terlepas dari Reza Rahardian  dengan perawakannya yang tambun, kepala botak dan logat jawanya yang medok di latar negeri jiran Malaysia!

Oia, yang memerankan Diana adalah Bunga Citra Lestari. Imut dan keren deh akting primadona yang satu ini.

Mungkin selain tentang merah-hijau-nya film My Stupid Boss aku akan sedikit menceritakan kisahnya. Diana adalah orang Indonesia yang memulai peruntungannya bekerja di sebuah perusahaan milik tokoh nyebelin bernama Big Boss.

Kenapa nyebelin? Karena nggak pernah membuat para bawahannya aman damai tenteram dan sentosa. AC rusak, disuruhnya, benerin! Yah, meski semua orang sudah tau alat pendingan ruang memang usianya sudah kakek-kakek. 

Ketika rapat semua masukan akan ditampungnya. Tapi tetap saja opini pribadi sang Big Boss yang akan dijalankan. Jadi pendapat peserta meeting akan puf! Hilang begitu saja tanpa dipedulikannya.

Greget sih melihat tingkah mbossii  sang kepala itu. Yang suka gangguin karyawannya di jam dua pagi. Tapi lega ketika sang penulis skenario memberi the bridge through the blank spaces. Bahwa setiap orang berhak memiliki hati malaikat.

Teteupp. Di akhir cerita, tokoh cerita My Stupid Boss berdiri gagah dengan pakaian serba merah-hijau. Ada apa sih dengan kedua sejoli itu?

Selasa, 23 Agustus 2016

Dua Hari bersama AADC #2

Baru ada waktu nonton AADC #2 itupun kuhabiskan selama dua hari di sela-sela kegiatan lainnya. Awalnya dari ketua FLP Bangkalan kudapat. Dan kutonton kemarin dan hari ini. Okay lupakan opening basa-basi itu. Mari kita bahas saja film yang kutamatkan dalam waktu dua hari itu.

Ayat-ayat cinta dua ini, ups salah! Maksudnya Ada Apa dengan Cinta Dua yang akan kita dengan tanda pagar #AADC2. Dua jam tiga menit durasinya itupun karena disensor adegan dewasanya. Ya, itu keuntungannya. Asyik tak usah tutup mata melihat adegan tak pantas karena sudah dipangkas.

Seru sih, banyak mengandung sastra terutama puisi Rangga yang fenomenal itu. Iya, di film ini kulihat ada dua puisi yang ia tulis. Ini nih puisinya. Sengaja kuulang-ulang filmnya untuk menuliskannya secara lengkap.

Tidak Ada New York Hari Ini
Bandara dan udara
Memisahkan New York dan Jakarta
Resah di dada
Dan rahasia yang memenuhi jantung puisi ini
Dipisah kata-kata
Begitu pula rindu
Hamparan laut dalam
Antara pulang dan sang petualang yang hilang
Seorang ayah membelah anak dari ibunya
Dan sebaliknya
Atau senyummu
Dinding di antara aku dan ketidakwarasan
Apa kabar hari ini?
Lihat tanda tanya itu
Jurang antara kebodohanku dan keinginan
Memelukmu sekali lagi

Puisi yang dikarang oleh M. Aan Mansyur kutebak judulnya adalah Tidak Ada New York Hari Ini karena di dalam puisinya ada kata New York-nya. Di kredit yang tertulis di akhir film, tersebut ada empat puisi; Batas, Pukul Empat Pagi, Pagi di Central Park dan puisi di atas. Ada satu puisi lagi yang kucatat. Kutebak judulnya adalah Batas.

Dari jendela kau melihat bintang-bintang tanggal
Satu demi satu
Berulang mengucap selamat tinggal
Kadang kau pikir lebih mudah
Mencintai semua orang
Daripada melupakan satu orang
Jika ada seorang yang terlanjur menyentuh inti jantungmu
Mereka datang kemudian
Hanya menyentuh kemungkinan

Dua puisi lainnya entah di mana sepertinya terlewat. Tapi seingatku cuma dua puisi itu yang ditulis Rangga. Pertama saat ia berada di atas pesawat dari New York menuju Jakarta. Kedua ketika ia akan kembali ke New York kala Cinta berdusta padanya.

Selain berbau sastra film #AADC2 ini banyak menonjolkan budaya Indonesia . Terutama dari daerah istimewa Yogyakarta. Villa yang dipakai Cinta and the gank juga bukan gedung apartemen bertingkat. Rumah dengan kehijauan dan perabotan yang hommy banget kelihatannya. Ya, masih dengan formasi lama; Cinta, Maura, Willy, Karmen dan tanpa Alya.

DJ pas Cinta jalan ke diskotek ngerapnya pakai bahasa jawa. Ada juga puppet yang adegannya bikin terharu. Keliling Jogja naik becak, ke candi sampai ke Puthuk Stumbu melihat sunrise bersama orang tercinta.


Nonton deh #AADC2, tapi kalau bisa versi yang sudah disensor. Biar nonton nggak usah repot-repot nutup kayar dengan tangan. Karena adegan itu dihapuskan. But that’s your choice. Meski nontonnya sampai dua hari, filmnya tetap berasa lho. Buktinya sampai kutuliskan di sini.

Senin, 15 Agustus 2016

Tugas, Hobi dan Serba-Serbinya

Jika kita diberi amanah otomatis orang tersebut mengerti dan paham bahwa kita sanggup menyelesaikan tugas yang diberikan. Apabila kita sebagai anggota kemudian disuruh sang ketua melakukan sesuatu pastilah ia tak sembarang menunjuk. Pastilah dengan berbagai pertimbangan.
Allah kan juga gitu. FirmanNya di ayat terakhir surat Al-Baqarah. Allah tak akan memberikan suatu ujian melainkan sesuai dengan kesanggupan hambaNya. Allah tahu kadar kita. Dan begitulah ujian atau cobaan yang kita dapat.

Karena aku suka corat-coret [baca: mendesain], maka itulah tugasku saat itu. Membuat desain keren untuk acara perekrutan anggota baru. Ya, jadi waktu itu, aku kedapetan tugas membuat poster. Dan ibu ketua memintaku untuk menyelesaikannya hari itu juga. Mendadak? Sangat! Ah, tak sukanya organisasi yang kesusu. Tapi untungnya Allah memberikan ide segar sehingga itu desain sudah terbayang-bayang di kepala.

Sampailah, aku ke depan komputer jinjing a.k.a lepi. Laptop yang sudah menemani sejak aku SMP dan sampai kini akan memulai skripsi. Yah, itulah satu-satunya PC yang Mbak warisi. Jadi mau tak mau akan kujaga sepenuh hati hingga nanti. Hihi, kok malah berpuisi ya.

Saat kubuka dan sang lepi mulai menyapa, ia terlihat bahagia dan baik-baik saja. Selanjutnya  program Corel yang sudah menemaniku malang-melintang di dunia desain pun terbuka. Awalnya sih baik-baik saja tapi tiba-tiba ia ngadat. Kursornya tak bekerja. Huhu, sedangkan ibu ketua sudah memanggil-manggil. Meminta hasil desain.

Whoa, piye iki? Ketua sudah meminta sedangkan desainnya belum kelar. Indeed, komputernya tak bisa diajak bekerjasama. Terus aku kudu piye? That’s thing just made me crazy.

Tugas ngadat gegara komputer itu memang sangat sesuatu. Apalagi di tengah tenggat dan kita tak bisa minggat. Benar-benar deh pokoknya. Kepala seperti cahaya di malam gelap penuh ngengat. Wuing-wuing, seperti kunang-kunang.

“Kayaknya kamu memang perlu ganti deh. Laptopmu juga sudah sepuh, sudah senior,” begitu kira-kira saran seorang teman. Hmm, memang sih. Tapi terus bagaimana? Desainku juga harus selesai secepatnya. Tanggap membaca keadaan, temanku kemudian meminjamkan laptopnya. Ya, untungnya di kos ada lima anak yang juga jago mendesain. Jadi tanpa menunggu menginstal aplikasinya kembali, aku pun mulai bekerja, lagi. Mendesain poster keren layaknya pinta sang ketua.

Tuh kan, laa yukallifullaha nafsan illa wus’aha. Allah takkan memberatkan hambaNya. Pasti selalu ada jalan keluar saat hambatan menghadang. Saat komputer kita error, ada teman yang meminjamkan. Di lain kesempatan saat terkonek wifi akupun mencoba gugling. Mencari spesifikasi laptop yang kira-kira cocok dan ramah di kantong.

Tibalah aku di MatahariMall. Kebetulan sedang ada promo laptop Acer murah juga. Wah lumayan ini. Promo juga ada yang up to 30%. Deskripsi di halaman membuatku tertuju ke Acer Aspire ES1 131. Karena harganya terjangkau hanya 3 jutaan dan mungil pula. Jadi tak khawatir memberatkan punggung saat memanggul ransel. Tahulah anak semester akhir semakin bejibun saja tugasnya. Tapi ada juga Acer Aspire ES1-131-C3V5 yang harganya 2 jutaan pakai diskon pula. Wah jadi mupeng kan.

Buat yang borjuis, mau mahalan dikit juga ada. Acer Predator namanya. Keyboardnya bisa menyala lho. Jadi kalau gelap atau mati lampu, tak perlu khawatir huruf keyboard tak kelihatan. Lengkap dengan cool pad yang akan dengan mudah mendinginkan laptop yang kepanasan.Tepatnya seri Acer Predator 15 G9-591 i7 6700HQ GTX970M. Kalau yang ini di MatahariMall bisa dibawa pulang seharga Rp 27.990.000 Lumayan bukan? Di toko lain hampir 29 jutaan.
Lho kok cari yang mahal? Kan katanya Allah pilihlah firdausil a’la. Surga yang paling tinggi derajatnya. Selaras sama Ustadz Yusuf Mansur, kalau kepengen apa-apa jangan yang kecil. Allah Maha Besar, mintalah yang besar-besar padaNya.

Ah, kalau rezeki takkan ke mana. Allah tahu apa yang dibutuhkan hambanya. Seperti Allah tahu ujian yang sesuai dengan kadarnya. Bismillah, doakan saja kawan :)


Nah, mumpung ada promo laptop Acer murah. Yuk ah!

Minggu, 07 Agustus 2016

Ophi Ziadah, Sang Jawara Lulusan Australia


Beliau adalah..
Tamu kita di hafcoum.blogspot.com kali ini adalah Mbak Ophi. Seorang sarjana hukum lulusan Autralia sana. Tepatnya di Melbourne University ambil School of Law sebagai tujuan masternya. Umm, maka tak heran beliau sekarang ikut berkecimpung dengan urusan perundangan di DPR. Jago sih. Karena keahlian ini pulalah, Mbak Ophi memiliki blog khusus yang serius memaparkan tentang perhukuman di Marlekum. Mari melek hukum, begitu tagline-nya.


Graduated
Meski  begitu rumah adem seorang mamah dengan tiga anak ini, beliau sering menyebutnya dengan Mom of Trio Krucils menetap di ophiziadah.com Rumah yang telah lama dihuni semenjak 2012 lalu. Wah pantes sudah jago ya. Berarti sudah empat tahun kayak Mbak Deka.

Untuk blografi kali ini, aku bikin wawancara lagi selain inspect di rumah beliau (baca: kunjungan blog). Saat chatting pertama dengan Mbak Ophi, seperti biasa kita perkenalan. Tau, aku anak UTM (Universitas Trunojoyo Madura), beliau langsung tanya tentang Gita Arasy. Teman beliau selama S2 di Melbourne. Honestly, I don’t know her well. Tapi untungnya teman kos ada yang kenal. Kebetulan dosen Teh Lia di Akuntansi. According to Teteh, beliau ngajar perpajakan di kelas. Oh..

It Called as Family
FYI, Mbak Ophi S2-nya pakai beasisiwa lho. Luarbiasa bukan? Jadi pengen juga. Bismillah, ya. Apa sih yang bisa kalau kita usaha. Seperti kata Mbak Ophi, kalau mau dapetin beasisiwa kudu "don't give up." Pastilah ketat banget seleksinya. Namanya gratisan kan juga harus wira-wiri sana-sini ngurusin dokumen*ga digemukin aja, haha. Usaha, usaha! Karena terdapat ratusan beasiswa yang bisa kita menangkan. Insya Allah! Makanya hardwork, itu penting. Jangan lupa juga minta sama Allah :)

Labelling
Waktu pertama berkunjung ke beranda Mbak Ophi, ada banyak postingan yang terlihat. Uncompleted writing, karena kalau mau lihat keseluruhan blogpost harus click here to continue. Tak seperti blog saya yang belum rapih ini. Satu beranda berisi lima postingan penuh. Ah, semoga segera beberes ini blog.

Up
Semua postingan oke-oke. Anggota arisan juga setuju, kalau tulisan Mbak Ophi keren-keren. Betah deh lama-lama di rumah Mbak Ophi. Nah, karena pas pertama berkunjung jadinya bingung melihat tulisan yang kece-kece itu, akupun mencoba menelusuri. Melihat berbagai kategori. Untungnya Mbak Ophi menandai postingannya dengan label maka tibalah aku di sana.

Berbunga-bunga Kita
Ternyata Mbak Ophi punya 15 label. Paling banyak Travelling ada 121 tulisan (pas terakhir berkunjung). Akupun berencana meluncur, karena akan banyak tempat keren yang tersinggah nanti. Tapi melihat 121 sebagai angka tertinggi, maka akupun penasaran sama it smallest number. Dan aku tersangkut di sana; Food Combining!

Food Combining
Wah seru nih! That’s words yang terbenak saat itu. Indeed, aku juga pelaku food combining. That’s why I interested in. Aku buka deh satu-persatu tulisannya. Ummi yang awalnya asyik ngerujak di sampingku jadi ikut-ikutan baca. Haha, ketularan virus. Penasaran sama anaknya yang khusyu banget baca henpon.

Dua jam lebih terikat sama tulisan itu. Malam yang menjadi semakin dingin jadi terlupakan. Ah, betah deh pokoknya baca tulisan Mbak Ophi. Bener kata buibu arisan. Saking betahnya sampe lupa lagi chattingan sama beliau. Gomenne, Ophi-sama.

Merona Ia
Food Combining sendiri aku diperkenalkan oleh Adek dari sebuah buku. Persisnya buku Mitos dan Faktanya Erikar Lebang. Tak hanya itu, Adek juga nyuruh ngubek-ngubek blog beliau. Dan menemukan konsep food combining di situ.

Berketepatan waktu sakit pas itu. Jadilah konsep itu teraplikasikan. Makan makanan yang tidak diolah a.k.a rawfood. Seperti mengkonsumsi buah dan sayur. Makanan yang tak perlu dikukus, digoreng atau ditambahi bahan lainnya serupa gula. Cukup makan bahan itu saja.

Itu lebih sehat lho karena rawfood bisa membuat PH tubuh menjadi seimbang dan bebas dari berbagai serangan penyakit mengerikan. Lebih lanjutnya tentang food combining, bisa tuh kepoin blognya Mbak Ophi di label tersebut. Atau main-main ke blognya Erikar Lebang, sang pakar.

Anyway, baca blognya Mbak Ophi jadi pengen ikutan lomba sunpride. Tapi kalau menang buahnya dikirim ke daerah jadebotabek saja. Hiks, akunya kan di Madura. Mupeng juga lihat Mbak Evrina yang berkali-kali menang lomba sunpride. Eh, kalau hadiahnya dikirim ke rumahnya Eceu, kumaha nya? Ada tuh sodara di Bogor.

Tampilan Blog





Tampilan Mbak Ophi, simpel. Nggak terlalu banyak ornamen tapi cantik. Aku suka button Mom of Trio-nya. Eh, itu button bukan ya? Sama desain click here to read more-nya. Kece! Jadi kepikiran buat juga. Bismillah, otak-atik Corel nanti.


Backgroundnya pun putih. Jadi kelihatannya bersih. Tulisan postingan, juga tak membuat mata sakit. Hitam. Itu pilihan yang sempurna menurut para pakar. Tulisannya juga lebih terorganisir dengan adanya label. Jadi tak tersesat mau jelajah tulisan yang lain.


Nah, kalau mau lebih lanjut tentang Mbak Ophi di blognya juga ada menu About Mom dan Mom’s Achievement. Mbak Ophi keren loh. Sudah jadi langganan jawara. Tahun ini saja lolos di Zurichid, OPPO, masih banyak lagi. Di tiap tahun semenjak 2013, beliau tak pernah absen mengisi kolom achiement-nya. TOP be ge te, kan. Jadi semangat ikutan lomba-lomba. Yuks!

Book on the Bench
Nggak cuma jawara nge-blog, Mbak Ophi juga punya buku berjudul Melihat Dunia. Buku pertama Mbak Ophi. Dan pastinya, Mbak Ophi, adalah jawara di hati putra-putrinya. Sholih-sholihah ya, Dek. Bikin mamah Ophi bangga. 

Senin, 18 April 2016

Chilling in Cathing Fire [Hunger Games II]



Tuh kan akting. Kattnis said that in minute four. Just I said before, Kattnis hanya berpura-pura mencintai Peeta. Ada Gale yang melindungi keluarganya di distrik 12. He protects Katniss’ mom and her sister. Tentu saja Kattnis lebih memilih Gale. Sedangkan Peeta, hanya orang asing yang ditemuinya di toko roti dan menjadi pasangannya di Hunger Game. Ya, meskipun sebnarnya Peeta mencintai Kattniss, I guess.

Kesayangan Kattnis
I will before the snow melted.  I noted it. It was sentence I got from Kattnis before left Gale. Sebelum akhirnya Gale dicambuk di alun-alun oleh ketua baru yang katanya will make a peace in that district. Semuanya menjadi rumit. Bawahan Snow –presiden Hunger Games- memporak-porandakan distrik 12.

Sang ketua baru
Katniss tak dimaafkan. Ia menyelamatkan Gale dari cambukan. Ketua baru kemudian menodongkan pistolnya. Berniat menghapus Kattnis dari kehidupan –kalimat ini aku dapat dari film India :D you know the meaning, right?- namun Haymitch mencegah sang ketua. Peeta datang menyelamatkan tiga orang itu dari ketua. Jadilah mereka aman.

Pemenang Hunger Games I
As I told you here, Peeta dan Katniss sekarang adalah pemenangnya. Tepatnya, the victors from Hunger Game I. Ya, they did it. Karena mereka akan memakan buah beri mematikan di akhir pertandingan. Capitol, I mean Snow, tak mungkin-lah membiarkan hal itu. The Capitol left them alive and won the game in the end of story.

Ceritanya kemudian amat sangat mengharukan. Ya, aku merasakannya hingga akhir. Mengharukan dan menyebalkan kalau aku boleh bilang. Pihak Capitol memiliki dendam or apalah istilahnya. Mereka membuat para pemenang dari puluhan game berkumpul. Katanya sih peringatan dari Hunger Game. It called as Quarter Quell ke-3.

Peserta Quarter Quel ke-3
Jadilah Kattnis terpilih kembali karena ia satunya-satunya wanita di distrik itu yang pernah menang. It should be Haymitch actually, tapi Peeta mengajukan diri untuk mengganti. Mereka kemudian menjadi satu tim. Kattnis dan Peeta sebagai peserta, Haymitch mentor mereka, Effie, sang manajer dan Cinna si perancang busana.

Cinna, si perancang busana
Let me tell you about them. Haymitch pernah menang Hunger Game sebelumnya that 's why dia jadi mentor atau lebih tepatnya penasehat. Cinna, dia perancang busana yang hebat. Ia yang membuat Kattnis terlihat mengesankan saat malam perkenalan. Membuat Kattnis dan Peeta dalam busana penuh api. Api sungguhan menurut cerita. Hanya busana mereka yang tahan api. Effie, hanya mengatur segala sesuatu tentang mereka. Seperti mengatur jadwal mungkin.

Effie, si rambut emas
Effie yang membuat mereka bersatu. Ya, dengan lambang. Kattnis memiliki pin burung mockingjay berwarna. Pin yang diberikan secara cuma-cuma di pasar.  Effie memiliki rambut berwarna emas. Haymitch diberi sebuah gelang dan untuk Peeta sebuah liotin. Simbol emas untuk sebuah tim.

Hadiah yang diberikan Effie pada mereka atas seorang bayi. Peeta membuat lelucon lagi. Dia mengumumkan bahwa Kattnis dan Peeta telah menikah secara rahasia. Then they have a baby. Tentunya dalam kandungan. Itu diumumkan Peeta dalam wawancara pada perkenalan Quarter Quell ke-3, pertandingan antar pemenang dari setiap distrik. Sebuah peringatan Hunger Game setiap 25 tahun sekali.

Pemberontak di jalanan
Pemberontakan di distrik 8
Entahlah, situasi makin tak terkendali. Banyak rakyat yang memberontak di jalan. Sejak Kattnis menang di Hunger Games yang pertama, harapan mulai muncul di dada setiap orang. Apalagi? Penguasa zalim seperti itu tentu akan membuat orang-orang akhirnya melawan. Penguasa yang keji. Can we say that? Penguasa yang dzalim, lalim. Oh, God! Save us form that.

Sangat hegemoni. Aku akhirnya menyadari hal itu. Seorang temanku yang semprol dan wisuda pertama kali dari konsentrasi sastra, ia memakai hal itu. Teori yang tepat menurutku. Di seri yang kedua ini memang lebih ke hegemoni daripada pemakaian teknologi. Teknologi yang merupakan anak dari Posmodernisme.

Bagaimana tidak, Snow sang presiden begitu tega melakukan itu pada semua itu. Dou desu ka? Menurutmu bagaimana? I think karena dia sangat kaya dan berkuasa. Snow mungkin takkan melakukannya jika dia tidak memiliki kekuatan seperti itu. Perhatikan saat Kattnis berhasil memanah kubah tempat para peserta bertempur, Snow sedikit tak berkutik karena kehilangan kontak dengan seluruh panitia. Rasakan!

Panitia
Selain hegemoni, cerita ini bisa dianalisa menggunakan feminisme. Entah itu yang radikal, liberal maupun tradisional. Effie, selalu mengatakan lady’s first saat mempersilahkan Kattnis dan Peeta. That’s natural or let’s say it in traditional feminisme. Setidaknya begitu yang aku pelajari di kelas.

Ya, meskipun Kattnis selalu lebih unggul dari Peeta. Lebih mahir menyelamatkan diri dan memanah. Juga yang lebih sering mendapatkan ide terlebih dahulu. Oh, itu mungkin bisa dikatagorikan sebagai liberal. Yeah, woman can fight too. That was stated in the story, you know.

Kattniss, jago manah

Pertandingan lebih ketat dari sebelumnya. Ada kabut yang beracun. Ketika tersentuh, peserta akan merasakan seperti tersengat listrik dan bentol-bentol layaknya kusta akan menyebar di atas kulit. Kemudian it will made you into a death. Kera-kera ganas yang bisa membunuh merah. Hujan darah yang dapat mengakibatkan buta. Tsunami pun mengancam bibir pantai meski mereka keluar dari hutan. Semua peserta dalam pengawasan. Setiap kali ada yang gugur, meriam akan meletus. Berbunyi nyaring.

Kabut beracun
Dalam pertandingan kali ini mereka bersekutu dengan Finnict, Joahnna dan pasangan mereka. Beeta, ahli teknologi yang akhirnya gugur setelah istrinya. Begitu juga dengan pasangan Finnict dan Joahnna. I’m an open book, itu yang dikatakan Kattnis pada peserta lainnya. Kattnis juga sangat mengesankan saat perkenalan. Gaun pengantin yang berubah menjadi mockingjay. Rancangan Cinna tentu saja. So impressive! Kukira, akhirnya akan menyenangkan. Namun dalam cerita Cinna dihapus dari pertandingan. Tepat sebelum Kattnis memulai Hunger Games yang kedua.

Gaun Kattnis di Hunger Games II
Gaun Kattnis berapi
Putih, berapi menjadi hitam dan Mockingjay!

FYI, di akhir cerita Kattnis kembali bersama Gale. Sedangkan Peeta berada di Capitol bersama Joahnna. The story was too crowded. You have to watch this! Trust me it works eh jadi kayak iklan yaa :D

Indekos, 16, April 2016, 16:15

Found the Champion! [Review Hunger Games I]



Happy weekend, guys! Weekend kali ini aku habiskan beberapa koleksi movie. Tepatnya Hunger Games I & II. Kurasa itu sangat membuang-buang segalanya. I mean, I talks about the movie. Membuang uang, waktu dan para pemuda. Mereka, para panitia –kalau boleh kubilang- menyediakan fasilitas mewah. Mulai transportasi, makanan, pakaian dan lainnya. Ya, mungkin mereka kebanyakan uang so they don’t have to do with all money they had. Maka mereka mengadakan itu, Hunger Games.

Kereta yang membawa Kattnis
Menciptakan kedamaian? Ah, mereka nyatanya fight each other. Saling membunuh dan, mencari yang terkuat. Mencari satu orang pemenang dari semua perwakilan distrik. Is it call a peace? Time I said. Masa muda seperti itu bukankah mereka harus membiarkan segala potensi terjadi. I mean, waktu-waktu muda seperti itu ’kan time for them untuk bebas berkreasi. Ngapain coba? Apalagi umurnya rentang 12-18 tahun. Masih sangat muda bukan?

Dan pada akhirnya banyak pemuda yang gugur. Ya, seperti Rue. Anak manis berambut keriting. Rue yang menyuruh Kattnis, sang tokoh utama menyerang anggota distrik lain dengan lebah penyegat mematikan. Gadis kecil yang merawat Kattnis in couple days. Pada akahirnya saat Rue terkena panah lawan, Kattnis memberikan penghormatan terakhir yang sesuai. A bouquet of flowers she put on Rue’s corpse.

Si manis, Rue
Dalam cerita itu, ada perwakilan dari setiap distrik. One boy and girl. Kattnis dan Peeta mewakili distrik 12. Kattnis sesungguhnya adalah relawan karena yang terpilih adalah adiknya. Kakak yang baik tak mungkin bukan menyerahkan adiknya begitu saja dalam pertarungan mematikan seperti itu. huumb, Kattnis did that for her lovely sister.

Kattnis and her sister
Film yang mendebarkan. Let’s say it’s kind of thriller. Adaptasi dari novel. Talking about this, ada beberapa teman yang memakainya as source of their thesis. Dua orang malah. Satunya pakai teori hegemoni satunya... nggak tahu deh :D

Menurutku teori yang bisa dipakai adalah ekranisasi. Jelas, karena film ini adaptasi dari novel. Terus pos-modernisme. Lihat saja teknologinya. Shugoi dakara. Bagaimana semua kamera ada di hutan mengintai para pemain. Itu saat Kattnis tertidur di pohon ada kamera dengan bentuk dan tekstur seperti pohon.

Kamera yang mengintai Kattnis
Pengumuman yang ditampilkan di langit. Cuaca atau pengaturan cahaya di hutan juga dapat diatur. Dan lagi, saat para panitia mengirimkan hewan dari komputer mereka untuk menyerang para peserta. That was awesome! Oia, fasilitas Kattniss saat di kamar juga lumayan. Remot kamarnya bisa mengubah background dinding kamar.

The announcement over the sky
Pengiriman hewan
Room for Kattnis team

Ummb, selanjutnya teori apa ya. Aha, dari psikologisnya juga bisa. Bisa dilihat dari hubungan antara Kattnis dan Rue. Mereka seharusnya saling mengalahkan, bukan? But, it was not happened there. Dan cowok dari distrik Rue juga menyelamatkan Kattnis saat dia mengambil obat untuk Peeta. Hubungan antara Kattnis dan Peeta juga bisa diteliti. Is that a  real love? Menurutku sih nggak, soalnya ada lelaki yang menunggu Kattnis di rumah. Ya, Kattnis hanya melakukannya untuk kepentingan reality show yang ditayangkan ke seluruh penjuru distrik.

Nah, that was my opinion about this movie. Actually for Hunger Games I. For the next movie (Hunger Games II) I’ll post next. Yosh, mari lanjutin nonton. Let’s end this weekend happily. Ngabisin koleksi movie. Nanti Senin, back again ngerjain skripsi. Yuhuu..

Haha, lumayan ‘kan jadi ada yang bisa ditulis. Bisa diposting di blog, ngasah skill dalam bermain kata-kata daan.. Let’s watching movies more :D

Indekos, 16 April 10:43