Minggu, 26 Januari 2014

KITALAH

Aku ada
di setiap relung jiwa
yang berkata

Hati yang tak pernah lelah
berdzikir pada-Nya

Kita semua bisa
Mencapai Surga

dengan segala
amal baik sebagai tabungannya

Kau dan aku mungkin berbeda
usia,
suku atau bangsa

Namun, kita sama
Islam sebagai agama

x-pumpkin, usai dhuhur

Sabtu, 25 Januari 2014

NYAMUK

terngiang dalam ruanganku
tertawa memegang sembilu
mengecap darah kekuasaan

terjal
terjun
lembah kepiluan

memutar arah, mencari mangsa
tak ada lagi catatan
semua berakhir di antara hajatan

ada mangsa segar

dengan lahap menyantap
tanpa peduli sekitar
sanak saudara kelaparan

labusebentarlagisepuluh

YUME WA..

Never give up then make your dreams come true

Yume adalah bahasa Jepang yang artinya Mimpi. Aku hany ingin menuliskan mimpi-mimpiku di sini. Bagaimana aku ingin menjadi. Berwujud dan terus menegak jutaan mimpi.

Follow your dreams! Ikutilah mimpi-mimpimu. Meski terhambat, masih ada banyak jalan yang akan membuat kita mencapainya. Ada banyak berliku di sana. Tapi kau tahu, Tuhan takkan pernah membiarkanmu berjalan melewati suatu jalan terjal, kecuali Dia tahu; mengerti kalau kita bisa melewatinya. Bisa, bisa! ^_^

Namun jangan biarkan mimpimu tergantung tak jelas, tanpa visi juga misi. Tidak tahu bagaimana caranya, dan hanya lewat begitu saja dan terlupa. Take action sista! Make something yang bisa membuat semakin dekat dengan mimpi-mimpimu.

Hahha..
Lha malem kanak, majuhkah tedung :D

labumendekatisepuluh

AKU DAN MENULIS

Love story on my own diary
Menulis? Aku pikir semua orang bisa menulis. Sudah bisa menulis dari tingkat Sekolah Dasar bahkan ada yang bisa menulis sejak dari zaman Taman Kanak-kanak. Is it right? Setidaknya semua orang bisa menulis catatan pelajaran, atau yang lebih sering catatan harian. Dear, diary...jare :D

Aku sendiri mulai suka nulis sejak EsDe. Tulisan fiksi pertama, Cerpen. Cerita dengan tema persahabatan. Bukan Cerpen 'kali ya namanya. Mungkin lebih tepatnya FF. Flash Fiction. Cerita dengan karakter kata 50 sampai 200 atau 300. Niatnya mau bikin Cerpen, tapi temen-temen sekelas buru-buru ngerebut. Wheuw! Guess What? Mereka menyerahkan ceritaku pada Wali Kelasku. Then... tanpa dinyana beliau menunjukku untuk membacakan puisi pada sebuah acara sekolah. Hah?

That's my first time red poetry. Terakhir juga deh kayaknya. Pertama dan terakhirlah... Soalnya aku kalau disuruh baca kurang jago. Kalau bikinnya, ayo! Give it to me hehe..

Nah mulai dari situ, aku suka nulis fiksi. Lanjut SMP, makin rajinlah daku menulis. Tapi kebanyakan, ya puisi! SMA apalagi. Soalnya aku sudah mulai aktif di berbagai organisasi kepenulisan.

Karena aku suka nulis, temen-temen kalau aku lagi ultah suka ngasi hadiah buku. Ada juga diary. Aku juga kalau nulis di mana-mana. Selain di buku aku kadang nulisnya di daun. Jadi, aku metik daun yang lumayan agak lebar lalu ditulis. Apalagi kalau bukan puisi. Kadang juga di balik bungkus coklat.

Pernah mendengar tidak tentang catat-mencatat. Biar tidak lupa, maka catatla! Itu dia, aku suka sekali mencatat. Apa saja yang terlintas di kepala. Kalau tidak dalam puisi maka aku biarkan ia menjalar menjadi jalinan cerita.

labu dititiksembilankemudiansepuluh

BATIK, AGAIN!

Even though in Pamekasan, you can find many kinds of Batik. There is Sekar Jagad, Serat Kayu and many others. For the price, you'll spend your money from Rp 50. 000 until million rupiahs

Many kinds of Batik sell there
Find them in Pasar 17 Agustus Bugih Pamekasan. There was nice place to get some gift.
Visit the place and get your lovely Batik from Pamekasan there..

Kamis, 23 Januari 2014

NILAI OH NILAI

Kemarin, sms bertubi-tubi membanjiri handphoneku. Tema yang mereka angkat sama. Emang bikin cerita? haha Banyak nilai keluar hari itu. Nilai dari hasil ujian UAS semester lalu.
Ups! Pernyataannya sama: nilaiku anjlok!
Tidak bisa dipungkiri. Semester ini memang banyak kelas yang melelahkan. Materi yang berat dan hal yang menurut beberapa teman buruk

"Aku kayaknya nggak bisa bertahan sampai semester berikutnya deh.."
"Pasrah aja deh sama hasil nilai semester ini. Aku nyerah! Materinya banyak yang susah"

Banyak yang mengeluh begitu sebelum nilai diumumkan. Jujur saja akupun merasa begitu. Tapi, setidak selama satu smester aku sudah memberikan segalanya. Mendengarkan materi, mencatat, mengerjakan tugas-tugas serta belajar sudah aku lakukan semampuku. Sebaik usaha yang aku punya.
Ujian UAS semester kemarin pun sudah aku jawab semampuku.
Dengan tak lupa berdo'a kepada Tuhan yang aku sayang dan menyayangiku aku tawakkal dengan hasil yang aku dapat.

"Alhamdulillah, berarti sudah segini kemampuan kita. Kita kan sudah belajar. Dan yang penting lagi, nilai yang kita dapat kan halal. Bukan dari hasil nyontek dan sebagainya"

Pernyataan temanku di atas ada benarnya. Dan lagi semester depan kita lebih keras lagi berusaha.
Kalau semester kemarin udah keras, semester depan harus lebih keras.

Menunggu nilai-nilai yang masih belum keluar semua, aku berdo'a semoga hasilnya memuaskan.

Semangat kawandz!
dari desa labu di sebuah pinggiran kota

BATIK

You know what is Batik? It's kind of cloth originally came from Indonesia. Batik is is a cloth that is traditionally made using a manual  wax-resist dyeing technique (wikiped).
There many kinds of Batik in Indonesia. You can visit Yogyakarta, Surakarta, or there many other cities around Indonesia.
Those are familiar motif in Indonesia.
What I want to introduce here is Batik from Madura. Especially from Pamekasan regency.

My friend's Batik :D

This is one of Batik from Pamekasan. Oke tha's all! I'll tell you more, later...