Kamis, 22 Mei 2014

THE FROZEN DAN SUKU ESKIMO


Tentang tak semua kata yang bisa diterjemahkan di artikel sebelumnya. Juga perihal terjemah-menerjemahkan dan budaya yang terkandung di dalamnya. Sang Dosen di kelas Translation melanjutkan, menjelaskan bahwa kata snow (salju) dalam bahasanya orang Eskimo bisa berbagai macam.

Ada tujuh kata 'salju' dalam bahasa orang Eskimo. Tujuh contoh yang disebutkan oleh dosen Translation-ku. Tapi sebenarnya ada puluhan bahkan ratusan untuk satu kata tersebut. Terang saja, Indonesia tak pernah hujan salju. Dan orang Eskimo setiap hari berteman dengan tumpukan salju.

Ada perbedaan kata-kata untuk salju kering, basah, tertinggal hingga yang bertekstur lembut seperti bubuk. Ada banyak banget. Cek deh beberapa kata-nya di sini


Berbicara salju membuatku terbayang adegan-adegan di Film Frozen

Keren! Ingat waktu Elsa sama Anna main-main di salju pakai sihir. Elsa yang berbeda. Memiliki sihir yang luar biasa. Ingat waktu Anna mencari Elsa dengan latar musim dingin. Juga istana yang dibuat Elsa dengan sihir salju-nya. Daebak.

Membuatku ingin pergi ke tempat yang penuh dengan salju. Bermain-main di sana dan membuat boneka salju seperti Olaf yang lucu di film Frozen.

 

KATA "KITA", "MEREKA" DALAM BAHASA MADURA

Kelas Translation pagi itu dimulai dengan pertanyaan,

"Apa Bahasa Madura-nya 'mereka'?" ada berbagai jawaban terlontar. Mulai jawaban yang masuk akal hingga nyeleneh.

"Nak-kanak,"
"Sampiyan sadhajha"
"Oreng"
"Reng-oreng"
"Ajuwah"

 
Jawaban teman-teman ditangkis dengan sangat lihai oleh Sang Dosen. Dosen yang ternyata orang jawa itu, ternyata mengerti banyak tentang Madura.

"Iyalah, dosen Translation itu harus ngerti banyak bahasa," celetuk teman yang berjarak 2 bangku dariku.

Nak-kanak? Nak-kanak dalam Bahasa artinya anak-anak. Sampiyan sadhaja artinya kamu sekalian. Oreng, orang. Ajuwah, itu (Madhura-nya orang Bangkalan nih). Tak ada yang benar. Anak-anak keukeuh. Pasti ada kata itu dalam Bahasa Madura. Segala kosa-kata disebut. Dan tentu saja tak ada yang berhasil. Karena kata mereka dalam Bahasa Madura memang tidak ada.

Tidak ada? Iya, orang Madura tak pernah mengatakan kata tersebut. Pertarungan sengit kata pun selesai. Ini faktanya :D

Memang tak ada. Tapi untuk kata yang berhubungan dengan mereka atau kita, maka dalam Bahasa Madura biasanya ditambahkan kata sadhajha atau sakabbhina. Dua kata ini jika diterjemahkan ke dalam Bahasa artinya semua.

Untuk kata mereka dalam Bahasa Madura biasanya memakai sampiyan sadhaja, kamu semua. Kata kita menjadi kaule sadhaja yang berarti aku dan semuanya.

Jadi, nggak semua bahasa memang bisa diterjemahkan. Menjadi seorang penerjemah harus tahu budaya juga. Misalnya lagi Kebab-nya orang Arab atau India. Kita sih bilang roti. Tapi menurut mereka bukan. Berbeda roti dan Kebab. Roti ya roti. Kebab ya Kebab. 
Topik di kelas Translatin hari adalah Translation and Culture.

KELAS PENUH INSPIRASI

Hari itu hari Rabu. Hari masih terlalu pagi ketika diriku sampai di kelas. Tukang bersih-bersih saja baru selesai mengepel kelas yang akan kupakai. Dan selanjutnya, masih sepi. Aku-lah orang pertama yang di kelas.

Kuputuskan untuk duduk di deretan terdepan dekat jendela. Terlihat danau dengan airnya yang tenang. Juga hamparan hijau berbagai macam tumbuhan.

Mata kuliah yang pertama hari itu, Translation. Banyak hal kita terjemahkan di sana. Jam 6:45, seorang temaku datang dengan nafasnya yang ngos-ngosan. Hmm, akibat berjalan cepat karena takut terlambat. Lalu menit-menit selanjutnya teman-teman yang lain pun datang.

Ups! Kenapa jadi serius beggitu ya nulisnya. Santai saja :D

Oke, kelas Transltion, lalu? Ada apa?

Then let me tell you many thins there...

Jadi ceritanya, aku dapet banyak inspirasi selama dalam kelas ini. Apalagi kalu bukan inspirasi tulisan. Dosennya keren. Cara mengajarnya menyenangkan.

Mau tahu ada apa? Sruput saja postingan selanjutnya, aracchi? Aish, ketularan virus korea-nya anak kos..
..
.

Selasa, 29 April 2014

SELFIE: NARKOBA DALAM SOSIAL MEDIA?

Berbagai macam sosial media

Belakangan ini internet bukanlah suatu hal yang tabu. Hampir semua orang pintar pakai internet. Penggunanya semakin hari, semakin drastis. Maka tak heran jika ada suatu media yang menjadi penghubung di antara para penggunanya. Namanya, "Social media".

            Sosial media adalah suatu alat penyambung silaturrahmi di antara para pengguna internet di dunia. Ada banyak macam sosial media di internet. Facebook, Twitter dan Instagram adalah sosial media yang mendapat perhatian tinggi dibanding lainnya. Ketiga sosial media ini adalah media yang memiliki banyak pengguna dari berbagai penjuru dunia.

            Facebook yang berada di urutan tertinggi karena fasilitasnya yang serba ada dan up to date. Fasilitas yang serba ada itulah lantas membuat ia banyak digemari. Kemudian disusul twitter dengan desainnya yang simpel dan elegan. Dan Instagram yang menempati urutan terakhir di banding dua media di atas. Meski begitu Instagram tak mau kalah. Pengguna instagram mengalami kenaikan seiring berjalannya waktu.

            Aktivitas di dalam sosial media pun beragam. Mulai dari tambah-menambah teman, berbagi pengalaman atau perasaan menggunakan status, hingga mengunggah foto-foto diri ke dalamnya. Hal yang disebut terakhir merupakan aktivitas yang sering kita lihat di sosial media. Lihat saja, setiap kita membuka akun sosial kita, tak jarang ada bahkan sampai banyak orang mengunggah foto diri mereka. Itulah yang terkenal dengan sebutan "selfie."

            Selfie, berfoto ria menggunakan kamera sendiri. Dan kerap kali pelaku selfie mengunggahnya ke sosial media. Hal itu menjadikan kebiasaan tersendiri bagi para pelaku. Berfoto dan mengunggahnya lewat sosial media merupakan kegiatan sehari-hari mereka. Kegiatan yang tak boleh terlewatkan dalam kehidupan. Seorang temen berkata,

“Aku suka foto-foto di mana dan kapan saja sebanyak yang aku suka. Terus aku juga suka mengunggahnya di semua akunku.” Wheuw! Akun apa ya B-)
Narsis menggunakan kamera untuk berfoto ria tentunya menyenangkan. Berfoto dengan bermacam-macam gaya. Lalu mengunggahnya sebanyak yang mereka suka. Para pelaku selfie akan sangat senang jika kemudian setelah terunggah banyak yang memberikan jempol dan berkomentar. Apalagi memuji hingga membuat mereka terbang ke langit tinggi. Tssah.. tambah deh keranjingan mengunggah foto-fotonya ke sosial media.  

          Kegiatan yang menyenangkan bagi diri kita belum tentu menyenangkan bagi orang lain. Bener banget ^.^b Seperti halnya selfie. Selfie sepertinya hal yang menyenangkan bagi sebagian orang. Bernarsisis dengan gaya terbaiknya (meski kebanyakan fotonya denngan bibir yang dimanyun-manyunkan :p) tapi tidak menutup kemungkinan banyak orang merasa terganggu dengan kegiatan tersebut.

            Terganggu? Kenapa tidak? Terutama dalam sosial media, tak jarang pelaku selfie mengunggah foto diri mereka lebih dari 5 kali dalam sehari. Ada yang terganggu? Jelas! Temen di kelasku ada yang curhat,

“Ya iyala ganggu. Ngeliat foto dengan muka yang sama, idung yang sama, orang yang sama, nama yang sama pula! Tentu saja ganggu. Bikin orang tambah bete aja,” ooo... sampe segitunya ya :D


            Menyuruh pelaku selfie menghentikan pekerjaannya tentunya bukan hal yang mudah. Apalagi ber-selfie ria telah menjadi kebiasaan sehari-harinya. Kebiasaan yang tidak bisa begitu saja ditinggalkan. Selfie telah menjadi candu bagi pelakunya. Kaya orang pake narkoba. Sulit disembuhkan. Hmm..

            Gimana nggak mau kecanduan, lha wong pelakunya merasa layaknya artis. Apalagi ada yang ngomentarinnya baik-baik tambah deh suka ngaploadin dirinya. Cantik, manis dan hal baik lainnya  Dan tentunya mereka tambah ngerasa eksis dan enggan meninggalkan hobi tersebut. Heuheu..

Jadi kalo satu hari para pelaku tak mengunggah foto diri mereka ngerasa ada yang kurang. Merasa ada sesuatu yang hilang, pergi, dan hambar.Tentu saja karena selfie sudah menjadi candu bagi mereka. Candu yang tak bisa dilepaskan dan mengakar kuat. Tak bisa dilepaskan apalagi ditinggalkan. Jadi tidak berlebihan jika dikatakan. Selfie adalah narkoba dalam sosial media. Temanku, calon psikolog menambahkann, “Kayak gitu, kalo dalam psikologi disebut penyakit. Gangguan.” Nah lho..

Liat juga artikel ini versi Englishnya ^_^

Sabtu, 22 Maret 2014

SEBUAH LAGU DI KELAS JEPANG

Materi di siang itu sungguh membuat otak bekerja lebih keras agar dapat memahami penjelasan dari sang dosen. Setelah mempelajari tentang perubahan Verb, dan penambahan berbagai kosakata, dosen kelas jepangku terlihat begitu greget. "Memang untuk materi kali ini agak susah. Tapi materi baru ke depan Insya Allah lebih gampang," jelas beliau menghibur. Sesasaat kemudian setelah penambahan kata 'utau' yag artinya bernyanyi tiba-tiba beiau menghidupkan sebuah lagu Jepang yang membuatku jatuh cinta pada pendengaran pertama :D

Nama penyanyinya SMAP. Sebuah boyband yag sangat banyak digemari di Jepang bahkan di seluruh penujur dunia. boyband ini berdiri pada yahun 90-an.


Judul lagunya:

Sekai ni HItotsu Dake no Hana

Hanaya no misesaki ni naranda
Ironna hana wo mite ita 


Hito sorezore konomi wa aru kedo
Doremo minna kirei da ne
Kono naka de dare ga ichiban da nante
Arasou koto mo shinaide
Baketsy no naka hokorashige ni
Shanto mune wo hatte iru 


Sore na no ni bokura ningen wa
Dousjite kou mo kurabetagaru?
Hitori hitori chigau no ni sono naka de
Ichiban ni naritagaru?

Sou sa bokura wa 

Sekai ni hitotsu dake no hana 

Hitori hitori chigau tane wo motsu
Sono hana wo sakaseru koto dake ni
Isshoukenmei ni nareba ii 


Komatta you ni warainagara
Zutto mayotteru hito ga iru
Ganbatte saita hana wa doremo
Kirei dakara shikata nai ne


Yatto mise kara dete kita
Sono hito ga kakaete ita
Irotoridori no hanataba to
Ureshisou na yokogao 


Namae mo shiranakatta keredo
Ano hi boku ni egao wo kureta
Daremo ki zukanai you na basho de
Saiteta hana no you ni

Sou sa bokura wa 

Sekai ni hitotsu dake no hana
Hitori hitori chigau tane wo motsu
Sono hana wo sakaseru koto dake ni
Isshoukenmei ni nareba ii 


Chiisai hana ya ookina hana
Hitotsu toshite onaji mono wa nai kara
Number one ni naranakutemo ii
Motomoto tokubetsu na only one 


Ini nih artinya


Bunga Yang Hanya Ada Satu-satunya Di Dunia

Kau tidak perlu menjadi nomor satu
Kau istimewa, kau hanya ada satu-satunya

Aku melihat berbagai jenis bunga
Yang berjajar di depan toko bunga
Setiap orang menyukai jenis yang berbeda
Tapi semuanya indah
Tak satupun dari mereka berebut tentang siapa yang terbaik
Mereka hanya berdiri tegak dan bangga didalam buketnya

Jadi kenapa kita, manusia
Harus membandingkan diri kita antara yang satu dengan yang lainnya?
Kenapa kita ingin menjadi yang terbaik
Meskipun setiap orang itu berbeda?

Ya, masing-masing kita adalahBunga 

yang hanya ada satu-satunya di seluruh dunia
Setiap kita membawa benih yang berbeda
Jadi kita harus melakukan yang terbaik
Mencoba membuat agar bunganya mekar

Ada orang yang tersenyum dengan tegang
Karena mereka benar-benar tersesat
Tapi itu tidak masalah
Karena setiap bunga yang berusaha keras untuk tumbuh itu indah
Akhirnya seseorang keluar dari toko bunga
Memegang buket bunga yang berwarna warni
Dan wajahnya terlihat begitu bahagia

Aku tidak tahu siapa namanya
Tapi ia tersenyum padaku
Seperti bunga yang mekar
Di tempat dimana tak seorangpun yang memperhatikan

Ya, masing-masing kita adalah
Bunga yang hanya ada satu-satunya di seluruh dunia
Setiap kita membawa benih yang berbeda
Jadi kita harus melakukan yang terbaik
Mencoba membuat agar bunganya mekar

Bunga yang kecil dan bunga yang besar
Tak ada yang sama antara satu dengan lainnya
Kau tidak perlu menjadi nomor satu
Kau istimewa, kau hanya ada satu-satunya


jadi, jika kita dulahirkan berbeda
lalu mengapa harus ama?
kita istimewa galz! ^_^
doenload di sini jika ingin memilikinya
http://mp3skull.com/mp3/smap_sekai_ni_hitotsu_dake_no_hana.html

Kamis, 06 Maret 2014

KOMUNITAS ASYIK DI CariCommunity.com

Seperti nama web. Memang :D
CariCommunity.com adalah sebuah web komunitas yang bisa memperdayakan komunitas kamu. Web komunitas? Maksudnya? Saya masih belum mengerti! Oke, lebih tepatnya, sebuah media  sosial  laiknya Facebook, Twitter atau Pinterest. Para pendirinya adalah orang-orang yang berpengalaman selama puluhan tahun dan sukses di dunia IT Amerika Serikat. Denise Hayman, Wun-Fie Loa dan Andi Sjamsu.

Beda dari media sosial lainnya?
Bedanya, CariCommunity.com lebih kepada kelompok. Tidak seperti media sosial lainnya yang mengutamakan individu, pribadi. CariCommunity.com memfasilitasi dan membantu komunitas-komunitas dari berbagai belahan dunia untuk saling berbagi dan berkoordinasi mengembangkan usaha mereka. Karena CariCommunity.com lebih fokus pada komunitas (grup) maka, CariCommunity.com pilihan tepat untuk memperkuat ikatan di antara pengguna grup dalam CariCommunity.com. Agar lebih kuat dan kokoh dalam kesatuan komunitas.

Manfaat yang didapat?
Buaanyak sekali. As I told you before that, CariCommunity.com pilihat tepat untuk memperkokoh ukhuwah atau tali persaudaraan sesama anggota. Karena memang fokus media sosial ini lebih kepada kelompok dan urusan bisnis. Jadi, CariCommunity.com memang sangat membantu dalam hal ini.

Tidak sekedar web komunitas, CariCommunity.com juga mempunyai fitur-fitur web seperti: Grup, Kalender, Direktori Bisnis dan berbagai fitur canggih yang sangat mudah dipakai. Karena segala sesuatu yang disediakan CariCommunity.com memang dirancang untuk pengguna web pemula.

Tidak usah ragu atau khawatir karena semuanya disediakan untuk mempermudah dan membuat komunitas Anda nyaman dan lancar. Fitur yang dimiliki  CariCommunity.com  tidaklah njelimet seperti yang Anda bayangkan laiknya fitur yang ada pada media sosial lainnya.
Selain itu, CariCommunity.com juga mempunyai program bagi hasil yang intensif. Penasaran bagaimana? Langsung saja meluncur menuju CariCommunity.com.

www.caricommunity.com

Jadi, cara daftarnya?
Keren nih kayaknya! Eits, Anda memang tidak salah. Langsung saja meluncur menuju lokasi CariCommunity.com. Daftarnya juga gampang. Tidak ribet karena memang fiturnya yang mempermudah pengguna layanan media sosial yang berbasis Web di CariCommunity.com.


Pertama, Anda hanya harus mempunyai email. Terserah, yahoo, gmail atau alamat email lainnya. Jika sudah memiliknya, langsung saja menuju lokasi. Ketik alamat www.caricommunity.com pada kolom address. Prosedurnya gampang kok. Ikuti saja prosedurnya. Hanya mengetikkan email Anda, Nama, dan Password. Maka, jreng-jreng-jreng Anda sudah menjadi salah satu bagian dari CariCommunity.com. It was easy, right?

Rabu, 05 Maret 2014

RASANYA JADI RETAKERS

Retakers? Temannya Crackers bukan? Wah itu sih, nama makanan :D Yang ini bukan?

Crakers ini mah :D
Haha..bukaaaan.... Retakers itu. Ehm! Pay attention yah.. Retakers, ini gelar paling keren! Ups, salah :D Retakers itu, misal kamu nilai kuliahnya dapet C atau nilai kecil di bawahnya -_- Huhu..

Kuliah dari pagi euy!
Jadi ceritanya, I have 2 sks left for this semester. Maksudnya? Gini, maksimal mengambil matakuliah kan 24 sks. Nah diriku punya sisa 2 sks lagi. Mau mengambil matakuliah punya anak semester atas tak diperbolehkan sama Doli. Doli? Apaan lagi nih? Hus, itu singkatan dari Dosen Wali tau :D Entah siapa yang mengawali menyingkatnya jadi begitu. Hadoh, belepotan yak bahasanya.

Then what's next? Kemudian aku pun mengambil matakuliah yang berhiaskan huruf C pada nilainya. Huhu..follower tak diundang tuh nilai. :D

Sekelas sama adik kelas, kenapa tidak? Dan itu yang aku lakukan. Memanfaatkan 2 sks yang tersisa untuk memperbaiki nilai C yang datang tak diundang. Ya iyalah, siapa yang meu ada nilai C pada KHS kita. "Tak nak, tak nak," kalau kata Upin-Ipin. Daripada membiarkan kesempatan, aku gunakan saja untuk perbaikan. Itung-itung nambah ilmu di kelas lama :D

Yupz! I did that, this semester. Actually this day. Karena sebelumnya aku mempunyai kelas lain dan lokasi kelasnya lumayan jauh dari kelasku yang 'Retakers' itu, so I came late. Huhu..

Pas mau sampe, ternyata pintu kelas sudah tertutup. Ragu. Masuk tidak ya? Ah, nasib punya nilai C nih! Alhamdulillah dapat ilmu banyak lagi. Menghibur hati. Seorang adik kelas membuka jendela.
"Masuk Mbak," ajaknya. Aku, tanpa ragu pun masuk kelas dengan mengucap salam lirih. Assalamu'alaikum...

Para Mahasiswa yang tadinya kocar-kacir. Yang awalnya berantakan duduknya, tiba-tiba duduk rapi sesuai tempatnya. Ehem! Diriku yang kebetulan memakai batik kala itu, ternyata disangka Ibu Dosen pemirsaaa... >_<

Huhu.. Nggak deh! I mean, telatnya :D meski sang dosen asli belum memunculkan batang hidungnya :)