Jumat, 10 Januari 2014

MASJID




Sekarang puisi religi
yang akan kutulis sendiri

Seketika masjid terbenak
sebuah bangunan kokoh
tempat muslim beribadah
Shalat, didirikan
setelah adzan dikumandangkan
meski kadang
bisa dilaksanakan
kala kau menginginkan
ada sunnah namanya
Mengaji, ia mengalun pagi
entah dari mana arah bunyi
namun ia teratur meredam sunyi

Lalu apa yang terjadi
Setelah pagi datang sepi
Sebentar, inikah puisi religi?
atau dirimu yang tengah menyendiri

Green, 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar